"Sesungguhnya Allah Akan Mengangkat Derajat Orang Yang Beriman dan Memiliki Ilmu Pengetahuan Beberapa Derajat"
Tampilkan postingan dengan label Prestasi Santri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prestasi Santri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 September 2016

2 emas dan 3 perunggu pada ajang pospeda Kal-Sel

PESILAT NURUL AMIN SIAP BERJUANG DI BANTEN


Perjuangan  9 santri Nurul Amin pada cabang Pencak Silat berbuah manis dengan berhasil diraihnya 2 medali emas yang menjadi tiket menuju Pospenas yang akan dilaksanakan di Provinsi Banten. Bukan hanya 2 medali emas, santri Nurul Amin juga berhasil membawa pulang 3 medali perunggu. seluruh santri sebenarnya sudah berjuang cukup hebat, akan tetapi persaingan pada cabang pencak silat memang sangat berat terlebih beberapa Kabupaten seperti Kab. Banjar yang memiliki pesilat-pesilat yang berpengalaman.
Gonbella yang turun di kelas A berhasil menjadi juara setelah berhasil mengalahkan pesilat dari kab. Tabalong, Kab. Banjar dan terakhir berhasil memupuskan harapan pesilat Kota Banjarmasin pada Partai Final dengan skor 4-1. sedangkan Alan Zikir Ramadhan yang turun di kelas B juga berhasil menjadi juara setelah mengalahkan pesilat dari kab. Tabalong, Kota Banjarmasin dan di Partai Final mengalahkan Pesilat Batola dengan kemenangan telak 5-0.
adapun medali perunggu diraih oleh Syafrudin Nugroho (kelas E), Reza Abdul Aziz (kelas F) dan Yoga Pratama (kelas I)

Minggu, 21 Agustus 2016

JAMBORE NASIONAL SANTRI MUHAMMADIYAH

Mampu Bersaing Meski Dalam Kesederhanaan





Sebagai satu-satunya kontingen yang mewakili Kalimantan Selatan dalam kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) Santri Muhammadiyah se Indonesia tahun 2016, Ponpes Nurul Amin membawa 11 Santrinya dengan didampingi langsung oleh KH. Ahmad Hadi (Direktur) dan Ust. Abdurrohim, S.Sos (Wadir Kesantrian). Keikutsertaan dan keberangkatan para santri pada Jamnas yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri Karanganyar yang kali ini banyak terbantu oleh wali santri serta warga Muhammadiyah Hulu Sungai Utara baik secara moril maupun materiel. Meskipun hanya sebagai Pondok Pesantren yang mulai berkembang apalagi untuk skala Nasional, keikutsertaan santri Nurul Amin berhasil membawa pulang dua gelar yakni juara 2 pidato bahasa Arab tingkat SLTP dan juara 3 Lomba Qira'ah Tingkat SLTA. Lomba Pidato Bahasa Arab yang diwakili oleh Ahmad Hasan dan Lomba Qira'ah yang diwakili oleh Ridha Akbari ternyata mampu bersaing dengan santri-santri dari Pondok Pesantren lain. Kebangaan tersendiri juga dirasakan mengingat Nurul Amin menjadi satu-satunya Pondok pesantren dari Pulau Kalimantan yang berhasil membawa thropy dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Mentri Agama pada tanggal 26 Ferbruari 2016 tersebut.

Kamis, 11 Agustus 2016

JUARA UMUM KEJUARAAN TAPAK SUCI KALSEL

JUARA  UMUM DALAM KEJUARAAN TAPAK SUCI KAL-SEL



SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin Kembali menggelar kejuaran Tapaksuci tingkat remaja di tahun 2016 ini pada tanggal 12-14 Mei. Selain itu momen ini rencana akan dijadikan sebagai ajang seleksi para atlet tapak suci kalimantan selatan guna mengikuti Kejuaraan Nasional (kejurnas) Tapak Suci Tingkat remaja yang dihelat di kota Apel Malang.

Rabu, 10 Agustus 2016

JUARA POSPEDA KAB. HULU SUNGAI UTARA

MERAIH JUARA UMUM PEKAN OLAH RAGA DAN SENI TINGKAT DAERAH (POSPEDA)
HULU SUNGAI UTARA


Ajang Pekan Olah Raga dan Seni Antar Pondok Pesantren yang dihelat beberapa waktu lalu menjadi pembuktian bahwa ponpes Nurul Amin Muhammadiyah Alabio mampu bersaing dengan pondok pesantren lain di Hulu Sungai Utara, bahkan dengan pondok pesantren besar yang namanya dikenal luas di Kalimantan. Bagaimana tidak, perjuangan tak kenal lelah para santri berbuah manis dengan digondolnya gelar juara umum dalam even terebut. Dalam lomba yang digelar ponpes nurul Amin berhasil mendapatkan emas pada beberapa cabang lomba di antaranya pidato bahasa Arab dan Bahasa Inggis putra dan putri (4 emas), tenis meja putri (1 emas), cipta puisi putra dan putri (2 emas) dan pencak silat (9 emas). sedangkan perak diperoleh pada cabang pidato bahasa indonesia putra puti (2 perak), kaligrafi (1 perunggu).